BELAJAR MENERIMA NASIHAT

1
Baca: 2 Timotius 3:10-4:8

Beritakanlah firman… tegurlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat… (2 Timotius 4:2-3)

Ketika anak kecil melakukan kesalahan, biasanya orangtua akan menasihatinya dengan penuh kesabaran. Mereka membimbing dan mengarahkan anak itu untuk memperbaiki diri. 

Dalam hidup ini, bukan hanya anak kecil yang bisa melakukan kesalahan. Kita pun dapat melakukan kesalahan dan memerlukan nasihat orang lain untuk membimbing kita ke arah yang lebih baik. Namun, seberapa sering kita menerima nasihat itu? Dan, sudahkah kita melakukannya?

LAPAR DAN HAUS

MATIUS 5:6

(Pdm. Nofri Pelealu)

 

Keadaan 'lapar dan haus' akan kebenaran akan menimbulkan pengaruh pada kehidupan rohani kita.

1. Orang yang lapar dan haus akan tidak pilih-pilih makanan.

  • Bagaikan bayi, mereka selalu mengingini susu yang murni (1 Petrus 2:2)

  • Mereka akan melahap Firman apapun rasanya (Yehezkiel 3:3)

  • Dengan penuh perhatian seluruh umat mendengarkan pembacaan kitab taurat itu (Nehemia 8:1-8)

2. Orang yang lapar dan haus akan selalu bersemangat mencari Tuhan

  • Mengutamakan Tuhan (Matius 6:33)

  • Bandingkan dengan Amos 8:11-12

3. Orang yang lapar dan haus akan selalu dipuaskan oleh Tuhan

  • Mereka akan dipuaskan (dalam Terjemahan lama: 'Dijamu dengan kenyang', dalam AB: 'dipuaskan secara lengkap')

  • Dipuaskan seperti dalam Yesaya 55:1-2

MILIKI DOA YANG MENGUBAHKAN

MARKUS 10:46-52

(Pdt. Yoyong C. Santosa - Ibadah Doa)


Setiap anak Tuhan harus merasakan mengalami sendiri kuasa doa, pengalaman berhubungan dengan Tuhan, pengalaman berkomunikasi dengan Tuhan karena doa mempunyai kuasa dan dapat mengubah kehidupan seseorang. Tetapi ternyata banyak orang tidak mengalaminya, hanya sekedar teori, kita percaya di bawah pimpinan Roh Kudus kita belajar mempunyai doa-doa yang membawa pengaruh besar dalam perjalanan hidup kita.

Mari kita belajar dari pengalaman Bartimeus: 
  1. Doa yang didasarkan pada kebutuhan (ayat 47-51). Bartimeus memohon belas kasihan Yesus, dia memohon kepada Tuhan apa yang paling dibutuhkannya yaitu melihat.
  2. Doa yang memiliki pengharapan (ayat 47-48). Pengharapan untuk tidak mudah menyerah, seruannya menandakan kesungguhan hati Bartemius. Contoh lain adalah Abraham. Saat usianya 100 tahun baru janji Allah digenapi, tetapi ia tetap berharap meskipun tidak ada dasar untuk berharap.
  3. Motivasi yang benar. Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa salah satu penyebab kita tidak menerima jawaban doa adalah karena motivasi kita berdoa salah. Yakobus 4:3 Tuhan bukan menjawab keinginan kita tetapi menjawab kebutuhan kita.
  4. Doa yang didasari kerendaan hati (ayat 47-48). Bartimeus sadar dirinya dipandang sebelah mata oleh orang lain, dia pengemis, miskin dan buta. Bartimeus berseru dan Tuhan memperhatikannya.
Doa bukan sekedar indah, dan berisi kata-kata kosong tetapi doa harus memiliki kuasa yang mengubahkan. Amin.


KETIKA TUHAN IKUT DILIBATKAN 

KELUARAN 33:15

(Pdm. Nofri Pelealu - Ibadah Doa Tengah Minggu)

 

Garis besar kotbah:
Jika Yesus hadir dalam hidup kita, Ia juga harus dilibatkan dalam seluruh aktifitas hidup orang percaya supaya kehadiran-Nya membuat perbedaan. 

Perbedaan-perbedaan apa yang dapat dicapai ketika kita melibatkan Yesus?
1. Kekurangan-kekurangan dapat diatasi (Yohanes 2:1-11)
2. Bahaya dapat dihindari (Markus 4:35-41)

Kesimpulan: Ketika Yesus dilibatkan kehadiran-Nya jadi lebih berarti.

AKHIR ZAMAN
DANIEL 12:4
(Pdm. Yehuda Yermiadi-Ibadah Pemuda)

1. Daniel 12:4 "Tetapi engkau Daniel sembunyikanlah segala Firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman;banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah."

Abad 21 ini ilmu pengetahuan & tehnologi begitu cepat berkembang (penggenapan kitab Daniel)

2. Matius 24:6-8 : - perang - kelaparan - gempa bumi

3. Matius 24:6-8 Kasih menjadi dingin - kasih kepada sesama, orangtua, anak bisa menjadi dingin. Apalagi kasih kepada Tuhan. Biarlah kita bukan menjadi orang-orang yang kasihnya menjadi dingin.

4. Yohanes 8:44 
        - Jika seorang menjadikan Tuhan sebagai Bapanya : dia hanya melakukan keinginan                   Tuhan
        - Jika seorang menjadikan Iblis sebagai bapanya : dia hanya melakukan keinginan iblis

5. Penyesatan :
        - Ajaran sesat
        - Musik : pemujaan kepada setan, brutalisme lewat lirik-lirik lagu
        - Film : okultisme, spiritisme, film kartun pesan iluminati dan simbol-simbolnya

6. Zaman Nuh
        - Tidak mau dengar Firman Tuhan

7. Zaman Lot
         - Kawin mwngawinkan dan pesta pora (pernikahan sejenis LGBT - Alkitab Queen James)

8. Wahyu 22:11
         - "Yang cemar semakin cemar.........yang benar semakin benar..."

9. Wahyu 22:20 Yesus berkata "Aku datang segera"

amin.

MAHKOTA-MAHKOTA MENANTI KITA
WAHYU 3:11 ; WAHYU 2:10c
(Eddy Batubara - Ibadah Pemuda)

Hidup bagaikan pertandingan
Tantangan dalam pertandingan berbeda satu dengan yang lain.
Kepastian : yang menang dapat mahkota !

Lima Jenis Mahkota :

1. Mahkota Kehidupan - Yakobus 1:12 , Wahyu 2:10

2. Mahkota Kemuliaan - 1 Petrus 5 : 24

3. Mahkota Kemegahan / Sukacita - 1 Tesalonika 2 : 19-20

4. Mahkota Kebenaran - 2 Timotius 4 : 8

5. Mahkota Abadi - 1 Korintus 9:25

Jangan sia-siakan hidup masa mudamu, kejarlah mahkota, Ikuti pertandingan ( dengan peraturan dari Firman Tuhan) dan capai garis akhir. Amin

TANPA YESUS, AKU TIDAK BISA APA-APA
YOHANES 15:5
(Pdm. Nofri Pelealu)

Sertakan Yesus dalam hidupmu, karena :

1. Tanpa Yesus , kita tidak berarti ( Galatia 6:3 )
2. Tanpa Yesus, kita tidak mengerti apa-apa (1 korintus 8:2)
3. Tanpa Yesus, kita tidak dapat melakukan apa-apa (yoh 15:5)

Untuk itu sertakan Yesus dalam segala hal, agar hidup ini lebih bermakna (kolese 2:6). Amin